Blog berbagi ilmu tentang bimbingan dan konseling, pendidikan, tips dan trick, media bk, layanan bk, contoh, pengertian

Minggu, 25 November 2018

CONTOH TEKS EKSPLANASI BENCANA ALAM TERBARU

Berikan 5 Contoh Teks Eksplanasi Bencana Alam - Kalian pasti sekarang sedang mengerjakan sola tentang pertanyaan dalam materi teks eksplanasi dalam mata pelajaran bahasa Indonesia. Nah saya akan berikan 5 contohnya di bawah ini. Silahkan kalian baca - baca dan gunakan sebagai referensi saja ya, silahkan dikembangkan sendiri supaya tidak sama dengan teman-teman kalian.

Contoh 1 Terjadinya Gempa Bumi

Pernyataan Umum (Pembuka)

Gempa bumi adalah getaran atau guncangan yang disebabkan karena pergerakan lapisan batu bumi yang berasal dari dasar atau bawah permukaan bumi. persitiwa ini banyak terjadi di daerah yang berdekatan dengan gunung berapi dan disekeliling lautan luas.

Deretan Penjelasan (Isi)

Gempa bumi terjadi karena adanya gerakan pada lapisan bawah bumi dan juga letusan gunung berapi yang dahsyat. Peristiwa ini terjadi dengan cepat dan tiba-tiba, namun dampak yang ditimbulkan cukup besar dan luas. Selain kerugian berupa harta benda, gempa bumi ini juga menelan korban jiwa yang tidak sedikit, hal ini karena datangnya yang tidak dapat diprediksi secara pasti sehingga banyak orang tidak dapat mempersiapkan diri saat terjadinya peristiwa ini.

Berdasarkan penyebabnya, gempa bumi dibedakan menjadi 2 yaitu gempa bumi tektonik dan gempa vulkanik.

Gempa tektonik terjadi karena lapisan kerak bumi menjadi genting atau lunak sehingga mengalami pergerakan. Sedangkan gempa bumi vulkanik disebabkan karena adanya aktivitas gunung berapi. Gempa tektonik lebih sering terjadi daripada gempa vulkanik.

Penutup (Interpretasi)

Berdasarkan penjelasan diatas, gempa bumi adalah fenomena alam yang terjadi secara tiba-tiba dalam waktu yang cukup singkat namun dampak yang diakibatkan bisa sangat besar dan meluas.
CONTOH TEKS EKSPLANASI BENCANA ALAM TERBARU

Contoh 2 Proses Terjadinya Tsunami

Tsunami berasal dari bahasa Jepang yakni Tsu yang artinya pelabuhan dan Nami yang artinya gelombang adalah salah satu bencana alam yang kerap terjadi di Indonesia.

Tsunami dapat diartikan sebagai perpindahan badan air yang diakibatkan oleh berubahnya permukaan laut secara vertikal dan tiba-tiba. Tempat-tempat yang berbatasan dengan laut dan rawan terjadi gempa memiliki potensi yang besar terkena tsunami ini, salah satunya Indonesia.

Tsunami terjadi ketika ada gerakan vertikal pada kerak bumi baik karena diakibatkan meletusnya gunung api, gempa bumi, longsor hingga meteor yang jatuh kelaut yang membuat keseimbangan laut berubah secara tiba-tiba hingga membentuk gelombang besar yang akan menyapu segala sesuatu yang dilaluinya.

Kecepatan tsunami sendiri bisa mencapai kecepatan 1000km/jam atau setara dengan kecepatan pesawat terbang saat masih berada dilaut, sedangkan ketika sudah hampir sampai didarat kecepatannya turun menjadi 30 km/jam namun memiliki ketinggian mencapai puluhan meter. Tidak heran jika jarak jangkauan tsunami ini bisa mencapai hingga radius beberapa kilometer dan memakan banyak korban.

Tsunami menjadi salah satu peristiwa alam yang sangat berbahaya dan datangnya tiba-tiba. Tidak hanya bangunan-bangunan dan fasilitas-fasilitas saja, bencana ini juga menelan banyak korban jiwa.

Contoh 3 Proses Terjadinya Banjir

Banjir adalah salah satu bencana alam yang menjadi langganan tahunan bagi sebagian kota di Indonesia.Banjir sendiri memiliki arti ketidaksanggupan sungai, danau, drainase atau aliran air lainnya untuk menampung air hujan sehingga air hujan yang jumlahnya sangat banyak akan meluap dan menggenangi tempat-tempat disekitar tampungan air.

Banjir sendiri sering terjadi di tempat-tempat seperti daerah pinggiran sungai, pemukiman yang berdiri di tempat resapan air, dan tempat yang drainasenya bermasalah. Banjir sering terjadi pada saat musim penghujan dimana intensitas air yang turun cukup banyak, penyebabnya ada 2 yaitu faktor alam dan faktor sosial.

Faktor alam adalah faktor yang disebabkan atau berasal dari alam itu sendiri, misalnya terjadi hujan deras dengan durasi yang cukup lama sehingga membuat tempat penampungan air menjadi meluap dan menggenangi tempat-tempat disekitarnya, selain itu ada juga erosi dan sedimentasi yang menyebabkan terjadinya penyempitan sungai sehingga daya tampungnya berkurang. Lebih parah lagi, banjir juga bisa disebabkan karena erupsi gunung berapi yang berupa banjir lahar dingin.

Faktor kedua yaitu faktor sosial dimana penyebabnya tidak lain dan tidak bukan adalah manusia itu sendiri. Ya faktor sosial ini menjadi faktor yang menjadi penyebab utama terjadinya banjir. Kebiasaan membuang sampah disungai, membangun bangunan di tempat resapan air, menggunduli hutan dan lainnya mengakibatkan terjadinya banjir.

Dari ulasan diatas tadi, banjir merupakan bencana alam yang disebabkan oleh 2 faktor yaitu faktor alam dan faktor sosial. Menurut penulis sendiri faktor sosial lah yang menjadi penyumbang terbesar adanya bencana banjir ini.

Contoh 4 Terjadinya Tanah Longsor

Pernyataan Umum (Pembuka)

Tanah longsor adalah peristiwa dimana terjadi pergerakan tanah karena adanya pergerakan masa batuan atau gumpalan besar tanah. Penyebab dari tanah longsor itu sendiri diklasifikasikan menjadi 2 yaitu faktor pendorong dan faktor pemicu. Faktor pendorong adalah faktor yang mempengaruhi kondisi material, sedangkan untuk faktor pemicu adalah faktor yang menyebabkan material tadi bergerak.

Deretan Penjelas (Isi)

Di negara kita Indonesia, tanah longsor bukanlah sebuah fenomena alam baru, beberapa daerah malahan sudah menjadi langganan tanah longsor ini. Tanah longsor bisa disebabkan oleh faktor alam dan faktor sosial.

Faktor alam yang menyebabkan terjadinya tanah longsor adalah curah hujan yang cukup tinggi yang mengakibatkan tanah menjadi tererosi yang membuatnya semakin curam sehingga terjadilah longsor. Selain itu bisa juga disebabkan karena terjadinya gempa yang memicu terjadinya pergeseran-pergeseran bebatuan yang mengakibatkan longsor.

Sedangkan Faktor sosial yang menyebabkan tanah longsor adalah karena ulah manusia sendiri, misalnya penggundulan hutan, tumpukan sampah yang menggunung, dan pembukaan lahan secara sembarangan dapat mengakibatkan terjadinya peristiwa ini.

Untuk penanggulangannya sendiri bisa dilakukan dengan menanm pohon ditempat-tempat yang curam karena pohon terutama bagian akarnya dapat menyerap air hujan jadi dapat mengantisipasi atau meminimalisir terjadinya tanah longsor ini.

Penutup

Tanah longsor memang menjadi salah satu bencana alam yang membahayakan. Terjadinya tanah longsor ini sangat cepat dan sulit untuk menghindar jika kita berada ditempat yang terjadi longsor tersebut. Untuk itu perlu dilakukan tindakan pencegahan salah satunya berupa penanaman pohon ditempat-tempat yang rawan longsor dan sebisa mungkin menghindari tempat-tempat yang rawan longsor tersebut.

Contoh 5 Bencana Kekeringan

Kekeringan adalah suatu kondisi dimana ketersediaan air disuatu tempat sangat rendah bahkan tidak tersedia sama sekali yang terjadi dalam kurun waktu yang cukup lama.

Cakupan wilayah yang terdapat kekeringan biasanya cukup luas yang berdampak pada kehidupan makhluk hidup yang hidup ditempat tersebut. Kekeringan dapat terjadi kapan saja, terutama pada musim kemarau dimana intensitas hujan sangat kecil sekali bahkan tidak ada.

Penyebabnya sendiri bisa karena kondisi alam itu sendiri dan juga faktor manusia. Untuk faktor alam misalnya terjadi kemarau yang berkepanjangan dan tingkat evaporasi yang sangat cepat yang mengakibatkan cadangan air didalam tanah menjadi cepat hilang.

Sedangkan faktor manusia misalnya terjadinya global warming atau pemanasan global yang disebabkan oleh aktivitas-aktivitas seperti pabrik, asap kendaraan bermotor dan tindakan-tindaan lain yang memicu terjadinya pemanasan global.

Jika kekeringan terus terjadi, dampaknya tidak hanya dirasakan oleh manusia saja, melainkan seluruh makhluk hidup. Tumbuhan akan sulit untuk melakukan fotosintesis karena kekurangan air dan unsur hara dalam tanah yang hilang karena kekeringan, dan hewan tidak dapat memperoleh makanan berupa tumbuhan karena tumbuhan banyak yang mati.

Untuk menanggulanginya bisa dengan membuat hujan buatan untuk membasahi daerah yang kekurangan air, namun tentunya biaya untuk membuat hujan buatan ini tidaklah kecil.

Jadi, kekeringan menjadi salah satu bencana alam yang dampaknya tidak hanya dirasakan oleh manusia saja, melainkan oleh seluruh makhluk hidup yang ada di bumi, karena sejatinya air adalah kebutuhan pokok seluruh makhluk hidup, tanpa air maka kehidupan tidak dapat berlangsung.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : CONTOH TEKS EKSPLANASI BENCANA ALAM TERBARU

0 komentar:

Posting Komentar

Jika ada pertanyaan tentang seputar artikel yang dibaca silahkan anda bertanya dan berkomentar disini