Blog berbagi ilmu tentang bimbingan dan konseling, pendidikan, tips dan trick, media bk, layanan bk, contoh, pengertian

Kamis, 11 Desember 2014

MAJU TERUS KURIKULUM 2013

Assalamualaikum wr.wb
Salam maju bersama


Salut untuk beberapa sekolah yang masih menjalankan kurikulum 2013, karena beberapa sekolah sudah antusias untuk menghentikan kurikulum 2013. Seperti kita tahu bahwa kurikulum 2013 sudah resmi dihentikan, namun ada beberapa sekolah yang masih antusias untuk melanjutkan kurikulum 2013. 

Hampir seluruh sekolah di Denpasar, mulai dari SD, SMP, dan SMA tetap melanjutkan Kurikulum 2013 (K-13). Pasalnya, berdasarkan Surat Edaran Menteri Pendidikan, sekolah yang sudah menerapkan K-13 minimal tiga semester maka tetap meneruskan sistem pendidikan yang sama tahun depan.

Sumber google
Guru Agama Hindu di SD Negeri 27 Pemecutan, Yuyeni menyambut gembira pembatalan K-13 oleh pemerintah pusat, meskipun sekolah-sekolah di Denpasar tetap meneruskannya. Pasalnya, terdapat sejumlah kesulitan yang dialami guru dalam penerapannya, terutama mengenai sistem penilaian murid dan materi pembelajaran yang cukup berat. "Materi tri kaya parisudha misalnya. Ini akan lebih baik didapatkan murid di kelas dua, bukan di kelas satu seperti saat ini," kata Yuyeni kepada Republika, Rabu (10/12).

Tri Kaya Parisudha merupakan salah satu bagian dari ajaran Agama Hindu yang mengatur kesusilaan yaitu mengenai tingkah laku. Mata pelajaran ini bertujuan agar siswa dapat memahami ajaran Agama Hindu yang menuntunnya untuk menjadi manusia susila, yang berbudi pekerti mulia dan luhur.

Menurut Yuyeni, murid kelas satu di SD baru saja belajar membaca baru saja belajar membaca. Mereka juga baru mengenal lingkungan sekitarnya, sehingga akan terlalu berat untuk diberikan materi ini. Dari aspek penilaian, Yuyeni yang memegang tiga kelas itu setidaknya harus memberikan penilaian deskriptif pada lebih dari 70 murid.

Guru Bahasa Inggris di SD Negeri 18 Padang Sambian, Nyoman Sukayasa juga mendukung penghentian K-13 oleh Kementerian Pendidikan. Menurutnya, belum semua daerah di Indonesia siap mengimplementasikannya sehingga akan menjadi beban. Belum lagi, guru terbebani untuk proses sertifikasi karena problem jam mengajar. "Secara pribadi saya sangat setuju sekali. Meskipun demikian, rata-rata sekolah di Denpasar tetap melanjutkannya," kata Sukayasa.

Sumber : republika
Wassalamualaikum wr.wb

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : MAJU TERUS KURIKULUM 2013

0 komentar:

Poskan Komentar

Jika ada pertanyaan tentang seputar artikel yang dibaca silahkan anda bertanya dan berkomentar disini