Blog berbagi ilmu tentang bimbingan dan konseling, pendidikan, tips dan trick, media bk, layanan bk, contoh, pengertian

Jumat, 19 Desember 2014

FUNGSI ASESMEN DAN PEMAHAMAN INDIVIDU

Assalamualaikum wr.wb
Salam maju bersama

Asesmen atau kebutuhan, dalam dunia bimbingan dan konseling sangatlah penting memahami akan kebutuhan/ asesmen dari individu, yang masing-masing berbeda. Tujuan utama pengukuran psikologis menurut Aiken (1997 : 11) adalah untuk menilai tingkah laku, kecakapan mental, dan karakteristik kepribadian seseorang dalam rangka membantu mereka membuat keputusan, peramalan, dan keputusan tentang seseorang. Sedang secara khusus pengukuran psikologis adalah  :
  1. Untuk menyaring pelamar pekerjaan, pendidikan, dan atau program pendidikan.
  2. Untuk mengklasifikasikan dan penempatan seseorang dalam pendidikan dan pekerjaan.
  3. Untuk pemberian bantuan dan pengarahan bagi individu dalam pemilihan penddiikan, pekerjaan, konseling perorangan. 
  4. Untuk memilih karyawan mana yang perlu dihentikan (di-PHK), dipertahankan, atau dipromosikan melalui program pendidikan atau pelatihan atau tugas khusus. 
  5. Untuk meramalkan dan menentukan perlakuan (tritmen)  psikis, fisik, klinis, dan rumah sakit 
  6. Untuk mengavaluasi perubahan kognitif, intrapersonal, dan interpersonal sebagai hasil dari pendidikan, terapi psikologis, dan berbagai program intervensi tingkah laku. 
  7. Untuk  mendukung penelitian tentang perubahan  tingkah laku dan meng-evaluasi efektifitas suatu program atau teknik yang baru. Khususnya bagi  konselor di Indonesia, kemampuan melakukan asesmen adalah  salah satu dari tujuh kompetensi  yang harus dimilik untuk kepentingan melakukan diagnosis dan pertimbangan dalam memberikan treatmen.
Khususnya bagi mahasiswa jurusan bimbingan dan konseling di Indonesia, kemampuan melakukan asesmen adalah salah satu dari sosok utuh kompetensi  konselor Indonesia. Standar kompetensi konselor tersebut selanjutnya disajikan dalam gambar berikut :

Gambar 1 . Sosok Utuh Kompetensi Profesional Konselor
Dikutip dari buku ”Penataan Pendidikan Profesional Konselordan Layanan Bimbingan dan Konseling Dalam Jalur Pendidikan Formal”, Depdiknas, 2008 : 267

      Dari diagram tersebut bisa difahami, bahwa kemampuan melakukan asesmen adalah menjadi bagian tak terpisahkan dari kompetensi konselor Indonesia, di mana kemampuan melakukan asesmen adalah menjadi sub-kompetensi dari kompetensi "Menyelenggarakan bimbingan dan konseling yang memandirikan".

Wassalamualaikum wr.wb

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : FUNGSI ASESMEN DAN PEMAHAMAN INDIVIDU

0 komentar:

Poskan Komentar

Jika ada pertanyaan tentang seputar artikel yang dibaca silahkan anda bertanya dan berkomentar disini