Blog berbagi ilmu tentang bimbingan dan konseling, pendidikan, tips dan trick, media bk, layanan bk, contoh, pengertian

Minggu, 25 Januari 2015

SEKARANG UJIAN NASIONAL BUKAN PENENTU KELULUSAN

Assalamualaikum wr.wb
Salam maju bersama

Sekarang UN Bukan Penentu Kelulusan - Selamat pagi bapak dan ibu guru se-Indonesia yang tercinta ini, kali ini saya akan share tentang berita terbaru yang saya peroleh dari beberapa situs yang selalu up date dengan dunia pendidikan. Masih terkait dengan evaluasi ujian nasional 2014/2015 yang akan segera kita hadapi dan sedang kita persiapkan ini. Perubahan demi perubahan pun dilakukan untuk menjamin kualitas dari lulusan ujian nasional. 

Banyak wacana yang ditawarkan dan dibahas oleh Pak Anies selaku mendikbud periode ini, salah satunya adalah ujian nasional tidak lagi sebagai penentu kelulusan, berikut ulasannya. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan mengubah sistem ujian nasional (UN). Perubahan tersebut yaitu, UN bukan lagi menjadi ukuran kelulusan tapi pengukuran untuk pemerataan pendidikan.

“UN fungsinya untuk pemetaan, UN tidak lagi sebagai syarat kelulusan,” katanya saat menghadiri konggres kerja nasional (kongkernas) PGRI II di Hotel Inna Muara, Padang, Sabtu (24/1).
SEKARANG UJIAN NASIONAL BUKAN PENENTU KELULUSAN


Ia menjelaskan, lulus atau tidaknya seorang peserta didik, akan dinilai oleh sekolahnya. Jika sekolah menyatakan lulus, maka peserta didik tersebut akan mendapatkan sertifikat dari negara. Namun, jika seorang peserta didik dirasa kurang dalam pencapaiannya, maka bukan sekolahnya yang diulang, namun pendidikannya.

“Kita ingin ujian bukan sesuatu yang mengerikan tapi tentang apa yang ingin diraih, exam of learning menjadi exam as learning,” ujar Anies.

Menurutnya, selama ini banyak terjadi kecurangan dalam penerapan UN. Kecurangan tersebut, katanya, adalah kecurangan berjamaah. Bahkan, guru juga berada dalam posisi terjepit, di satu sisi berharap semua anak didiknya lulus, namun di sisi lain sulit untuk memberantas kecurangan.

Anis mengatakan, akan kembali menerapkan program pendidikan seperti yang pernah diajarkan Ki Hajar Dewantara, yaitu pendidikan yang menyenangkan. Salah satunya, menjadikan sekolah terkonsep sebagai taman pendidikan. Dengan begitu, ada tantangan tersendiri dari sebuah sekolah, bagaimana membuat seorang siswa betah berlama-lama di taman pendidikan.

Ia menegaskan, UN ini tujuannya bukan untuk menilai pencapaian kompetensi kelulusan. Namun lebih kepada pemetaan untuk kemudian digunakan untuk meneruskan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Sementara untuk kelulusan, katanya, ditentukan oleh sekolah dengan mempertimbangkan seluruh komponen, semua pelajaran, termasuk faktor perilaku di dalam proses belajar mengajar.

“Kelulusan ditentukan sekolah. Lalu UN hasilnya bukan cuma angka, harus ada diskripsinya. Artinya, apa kalau anak mendapatkan nilai delapan?” tutur Anies.

Demikian sedikit informasi yang saya peroleh tentang Sekarang UN Bukan Penentu Kelulusan, semoga dapat bermanfaat untuk bapak dan ibu guru maupun yang lainnya.

sumber : republika
Wassalamualaikum wr.wb

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : SEKARANG UJIAN NASIONAL BUKAN PENENTU KELULUSAN

0 komentar:

Poskan Komentar

Jika ada pertanyaan tentang seputar artikel yang dibaca silahkan anda bertanya dan berkomentar disini